Kota Kendari dalam MTQ Sultra 2024: Perkokoh Ukhuwah dan Prestasi

23
Listen to this article

Kemeriahan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-30 di Sulawesi Tenggara

KONUT, – Sabtu malam (23/6/2024) menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, dengan dibukanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-30 tingkat provinsi. Acara pembukaan yang megah ini dihadiri oleh para pemimpin daerah, termasuk Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, yang turut memeriahkan suasana dengan hadirnya ribuan peserta dan penonton dari seluruh penjuru Sulawesi Tenggara.

Tradisi yang Menguatkan Ukhuwah

Pembukaan MTQ ini ditandai dengan pemukulan gendang rebbana secara serentak oleh para Bupati dan Walikota se-Sulawesi Tenggara, simbol kekompakan dan kerjasama antar daerah. Sekda Provinsi Sultra, Asrun Lio, dalam sambutannya menekankan pentingnya MTQ sebagai ajang yang tidak hanya menguji kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mempererat hubungan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah di antara umat Islam di wilayah tersebut.

“Saya berharap kegiatan MTQ ke-30 Tahun 2024 ini dapat kita jadikan sebagai momentum untuk memperkokoh hubungan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah, yang menjadi pondasi kebersamaan dalam mengembangkan tanggung jawab kita sebagai umat Islam dalam menjaga dan memelihara pembangunan daerah,” ujar Asrun Lio penuh harap.

Apresiasi untuk Tuan Rumah dan Panitia

Pada kesempatan yang sama, Asrun Lio memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Utara yang telah berhasil menjadi tuan rumah MTQ dengan baik. Tak lupa, ia juga memberikan penghargaan kepada panitia penyelenggara dan semua pihak yang terlibat, termasuk Kementerian Agama dan LPTQ, atas usaha keras mereka dalam menyukseskan acara ini.

“Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Kementerian Agama, LPTQ, dan panitia penyelenggara serta semua pihak terkait yang tak kenal lelah memberikan yang terbaik untuk menyukseskan kegiatan MTQ ini baik dari segi prestasi maupun penyelenggaraan,” ungkapnya dengan penuh rasa terima kasih.

Pentingnya MTQ sebagai Ajang Pencarian Bibit Berprestasi

Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya MTQ sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit berprestasi yang nantinya akan mewakili Sulawesi Tenggara di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa MTQ juga merupakan sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah dalam konteks Islam.

“Ini merupakan ajang yang sangat baik dalam rangka bagaimana kita mencari bibit yang berprestasi di daerah masing-masing untuk mencapai kanca MTQ Nasional. Selain itu juga ajang ini adalah ajang bagaimana kita mengukhuwah islamiyah, dan ukhuwah wathoniyah dalam bingkai Islam,” jelasnya dengan penuh semangat.

Partisipasi yang Luar Biasa

Tahun ini, MTQ ke-30 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara diikuti oleh 2690 peserta yang berasal dari 16 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara. Partisipasi yang begitu luas ini mencerminkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat untuk turut serta dalam memperkaya dan memperdalam pengetahuan mereka akan Al-Qur’an. Keterlibatan aktif ini juga menjadi cerminan dari keinginan kuat masyarakat untuk menjaga tradisi keagamaan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Acara MTQ ke-30 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang besar bagi pengembangan kualitas keagamaan di Sulawesi Tenggara, serta menjadi sarana penting dalam membangun generasi yang lebih mencintai dan memahami Al-Qur’an. Semoga dengan adanya ajang seperti ini, ukhuwah di antara umat Islam semakin kokoh dan Sulawesi Tenggara semakin maju dalam berbagai aspek kehidupan. (advetorial)

Komentar Pembaca