RS Bahteramas Dituding Tidak Pro Rakyat, Biaya Operasi Mahal Bebani Pasien Umum

185
Listen to this article

KENDARI, – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Kendari kembali menjadi sorotan. Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kota Kendari menuding bahwa layanan kesehatan di RSUD Bahteramas tidak pro rakyat, terutama terkait biaya operasi yang sangat tinggi.

Keluhan datang dari berbagai lapisan masyarakat, salah satunya dari seorang pasien yang mengaku harus membayar Rp 19 juta untuk operasi mata ikan, sebuah prosedur yang dianggap ringan. Biaya yang dianggap tidak masuk akal ini membuat banyak warga merasa tercekik dan beralih ke tempat lain.

Suhardi, Wakil Ketua JPKP Kota Kendari, menyuarakan kekecewaan masyarakat. Dalam keterangannya, Suhardi menyatakan bahwa biaya sebesar Rp 19 juta untuk operasi mata ikan sangat tidak masuk akal. “Dengan biaya sebesar itu, seharusnya sudah termasuk segala kebutuhan operasi, dari obat hingga sewa ruangan. Namun, kenyataannya, biaya ini sangat memberatkan pasien umum,” ujarnya.

JPKP mendesak Direktur RSUD Bahteramas untuk memberikan klarifikasi atas tingginya biaya operasi ini. Mereka juga menuntut audit internal untuk memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan pasien. “Manajemen RSUD Bahteramas seharusnya menetapkan biaya standar dan prosedur penanganan yang transparan agar tidak ada kesan permainan harga. Ini penting untuk menjaga kredibilitas RSUD,” tegas Suhardi.

Mengacu pada Permenkes Nomor 3 Tahun 2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan, Suhardi menambahkan bahwa RSUD Bahteramas harus menampilkan informasi biaya standar operasi secara jelas. “Papan informasi atau digitalisasi sistem informasi rumah sakit bisa menjadi solusi agar pasien mendapatkan transparansi mengenai biaya dan tindakan medis yang akan mereka jalani,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Direktur RSUD Bahteramas, dr. Hasmuddin, belum memberikan tanggapan atas keluhan ini. Kondisi ini membuat masyarakat semakin resah dan berharap ada langkah cepat dan konkret dari pihak rumah sakit.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi fasilitas kesehatan lainnya untuk lebih memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan pasien. Masyarakat berharap agar RSUD Bahteramas segera melakukan perbaikan dan memberikan layanan kesehatan yang lebih terjangkau dan transparan, sehingga tidak ada lagi warga yang merasa terpinggirkan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Perkembangan lebih lanjut akan terus dipantau oleh JPKP dan media, dengan harapan RSUD Bahteramas Kendari segera memberikan solusi yang tepat dan memadai untuk masyarakat Kota Kendari. (red)

Komentar Pembaca