Komitmen Sosial PT RSK, Rekrut 90 Persen Tenaga Kerja dari Warga Lokal Asinua

6
Listen to this article

KONAWE, – PT Razka Sarana Konstruksi (RSK), kontraktor penyuplai beton untuk proyek jalan Adipura-Rahabangga di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, menegaskan komitmen mereka terhadap pemberdayaan masyarakat lokal.

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, PT RSK memprioritaskan penyerapan tenaga kerja dari warga Kelurahan Asinua, tempat batching plant perusahaan beroperasi.

Direktur Cabang PT RSK, Amir Yusuf, mengungkapkan bahwa sebelum memulai kegiatan, perusahaan telah menjalin komunikasi intensif dengan elemen masyarakat setempat.

“Sebelum kami memulai kegiatan ini, kami sudah mengadakan pertemuan dengan Lurah, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat,” ujar Amir Yusuf, Kamis (11/12).

Pendekatan sosial ini menjadi landasan bagi perusahaan dalam menjalankan operasionalnya. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Amir Yusuf menekankan bahwa PT RSK memprioritaskan warga lokal dalam rekrutmen pekerja.

“Sebagai komitmen kami untuk Kelurahan Asinua, kami rekrut 90 persen pekerja dari warga Kelurahan Asinua,” tegasnya.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan bahwa keberadaan proyek jalan infrastruktur strategis di Konawe turut memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan langsung dirasakan oleh masyarakat di lingkungan sekitar lokasi proyek.

Dalam kesempatan yang sama, Amir Yusuf juga mengklarifikasi isu yang sempat beredar mengenai legalitas operasional batching plant mereka di Kelurahan Asinua. Ia membantah keras tuduhan yang menyebut pabrik beton tersebut beroperasi tanpa izin resmi.

“Kami tegaskan, PT RSK memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan seluruh dokumen persyaratan perizinan teknis sudah kami serahkan ke instansi terkait melalui sistem Online Single Submission (OSS),” jelas Amir.

Meskipun saat ini perusahaan masih menunggu penerbitan izin formal, PT RSK menyatakan tunduk penuh pada regulasi dan telah menjalankan seluruh kewajiban mitigasi dampak yang dipersyaratkan. Langkah-langkah mitigasi tersebut mencakup penempatan petugas pengatur lalu lintas (flagman) di titik rawan untuk menjamin keamanan di jalur dua Asinua, serta penyiraman rutin untuk mengurangi dampak polusi debu dan kebisingan.

Komitmen sosial, kepatuhan pada regulasi, dan mitigasi dampak yang dilakukan PT RSK ini diharapkan dapat memastikan proyek jalan Adipura-Rahabangga berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Konawe. (red)

Komentar Pembaca