KONAWE UTARA, SULTRA – PT Adhi Kartiko Pratama (AKP) menunjukkan realisasi komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas insiden kecelakaan kerja yang menimpa salah satu karyawannya di Konawe Utara. Bukti nyata dari tanggung jawab tersebut terwujud melalui pemberian santunan komprehensif kepada keluarga almarhum.
Sebelumnya, General Manager PT AKP, Ricky, telah menyatakan bahwa perusahaan akan mengambil tanggung jawab penuh atas kejadian nahas ini.
Kini, janji tersebut terejawantahkan dalam serangkaian bantuan yang meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Rincian bantuan yang diberikan PT AKP kepada keluarga almarhum meliputi pembayaran gaji untuk periode 21 April hingga 20 Mei 2025, pemberian uang pesangon sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta bantuan kedukaan yang mencakup dana belasungkawa dan biaya pemakaman.
Lebih jauh lagi, perusahaan menunjukkan perhatian mendalam terhadap kesejahteraan keluarga dengan memberikan bantuan pelunasan biaya pengobatan anak almarhum dan dana pendidikan untuk masa depan anak-anak almarhum.
Tak hanya itu, PT AKP juga aktif mendampingi keluarga dalam proses klaim jaminan kematian ke BPJS Ketenagakerjaan, memastikan seluruh manfaat diterima langsung oleh ahli waris.
Perusahaan juga menanggung seluruh biaya penanganan jenazah di Puskesmas hingga biaya ambulans ke rumah duka.
Rismawati, istri almarhum, mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga atas dukungan yang diberikan PT AKP.
“Kami sangat berterima kasih atas semua bantuan ini. Tidak hanya kompensasi, tetapi juga perhatian terhadap anak-anak kami sangat berarti,” ujarnya dengan nada haru.
General Manager PT AKP, Ricky, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap karyawan dan keluarganya di saat-saat sulit.
“Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban keluarga dan menjadi bukti komitmen kami untuk selalu hadir bagi karyawan,” tuturnya.
Langkah konkret PT AKP ini diapresiasi oleh berbagai pihak sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan yang patut dicontoh. Perusahaan juga terus berupaya meningkatkan standar keselamatan kerja dan menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh pihak terkait pasca-tragedi ini. (red)