Hijaukan Makassar, Koramil Mamajang Gelar Karya Bakti Tanam Pohon

3
Listen to this article

MAKASSAR – Pemandangan berbeda tersaji di sepanjang Jl. Macan, Kelurahan Labuang Baji, Kecamatan Mamajang, Senin pagi (12/5). Puluhan personel Koramil 06 Mamajang bahu-membahu dengan perangkat kecamatan hingga ketua RT/RW setempat menggelar aksi “ijo-ijo” alias penanaman pohon. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA ini menjadi bukti sinergi apik antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan asri.

Komandan Koramil 1408-06 Mamajang, Kapten Arh. H. Jamaluddin S.E., terlihat begitu semangat memimpin langsung kegiatan ini. Sambil memantau jalannya penanaman, ia menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Koramil untuk memberikan kontribusi nyata bagi kualitas hidup masyarakat. “Menanam pohon ini bukan hanya soal menghijaukan, tapi juga investasi untuk masa depan anak cucu kita,” tegasnya.

Suasana guyub rukun begitu terasa. Camat Mamajang Andi Irdan Pandita S,. STP,. M.Si., tak ketinggalan ikut menanam bibit pohon berdampingan dengan Lurah Labuang Baji Halia S.IP dan para ketua RT/RW. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap upaya pelestarian lingkungan yang digagas oleh Koramil.

“Kami sangat mengapresiasi semangat Koramil 06 Mamajang. Kegiatan ini sangat positif dan memberikan contoh yang baik bagi warga lainnya. Semoga semakin banyak inisiatif serupa muncul di wilayah Mamajang,” ujar Camat Andi Irdan di sela-sela kegiatan.

Serma M Yanin bersama tiga Babinsa Mamajang juga tampak aktif memberikan arahan kepada warga yang ikut serta dalam penanaman. Mereka tak hanya menunjukkan cara menanam yang benar, tapi juga memberikan semangat agar kegiatan ini bisa memberikan dampak yang berkelanjutan.

Aksi menanam pohon ini rampung sekitar pukul 10.30 WITA. Harapan besar tersemat dari kegiatan ini, yakni lingkungan Jl. Macan yang semakin sejuk dan nyaman, serta kesadaran masyarakat yang semakin meningkat akan pentingnya menjaga kelestarian alam di tengah hiruk pikuk perkotaan.

Komentar Pembaca