Gubernur Ali Mazi Membuka Muswil VI Korps Alumni HMI Provinsi Sulawesi Tenggara

1
Dengarkan Versi Suara
Gubernur Ali Mazi menyambut baik terlaksananya acara Musyawarah Majelis Wilayah VI KAHMI Sulawesi Tenggara, sebagai agenda yang bernilai penting dan strategis bagi penguatan eksistensi KAHMI Sulawesi Tenggara ke depan.

JALURINFOSULTRA.COMGUBERNUR Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) H. Ali Mazi, SH., memberikan sambutan pada acara Pembukaan Musyawarah Wilayah VI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kendari 4 September 2022.

Tampak hadir Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli K. Tandjung, yang juga selaku Presidium Majelis Nasional KAHMI, bersama Sekretaris Jenderal Majelis Nasional KAHMI, Manimbang Kahariady; Anggota Komisi II DPR RI asal Sulawesi Tenggara, Hugua; Presidium Majelis Nasional FORHATI, Kasmawati Kasim Marewa; Direktur Logistik dan Pengadaan BNPB RI, Nadhira Seha Nur, dan Asisten Deputi Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rasman Manafi.

“Saya secara pribadi sebagai alumni HMI, dan selaku pimpinan daerah, tentu menyambut baik dan mengapresiasi terlaksananya acara Musyawarah Majelis Wilayah VI KAHMI Sulawesi Tenggara, sebagai agenda yang bernilai penting dan strategis bagi penguatan eksistensi KAHMI Sulawesi Tenggara kedepan,” kata Gubernur Ali Mazi.

Forum musyawarah ini setidaknya memiliki tiga aspek esensial, yaitu :

  1. Sebagai instansi tertinggi bagi KAHMI wilayah dalam pengambilan keputusan;
  2. Penanda bahwa nilai-nilai demokrasi masih hidup dan berkembang dalam organisasi KAHMI Sulawesi Tenggara;
  3. Agenda ini untuk menetapkan program dan pengurus baru.

Dengan demikian, musyarawah ini harus melahirkan pemikiran-pemikiran cerdas yang memiliki prespektif kemaslahatan ummat dan masyarakat, serta figur pengurus yang memiliki kapasitas dan jaringan yang luas, untuk menstimulus peran-peran kongkrit KAHMI dalam pembangunan Sulawesi Tenggara, bersama pemerintah dan kelompok masyarakat lainnya.

Seperti yang diketahui bersama, Himpunan Mahasiswa Islam memiliki cita-cita, Terciptanya Insan Akademis, Pencipta dan Pengabdi yang Bernafaskan Islam. Gubernur Ali Mazi sebagai bekas kader dan aktivis HMI, menjadikan cita-cita tersebut sebagai spirit dalam menjalani aktivitas, baik sebagai individu sosial maupun sebagai pimpinan daerah. Pada saat kuliah dan setelah menjadi sarjana, Gubernur Ali Mazi berupaya menjadi pencipta lapangan kerja di bidang ekonomi dan advokasi hukum, yang relatif sukses dan berkembang. Gubernur Ali Mazi bersyukur karena upaya tersebut bermanfaat bagi banyak orang.

“Saya berkiprah dalam dunia politik hingga diberi amanah oleh masyarakat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara dua periode. Sebagai pemimpin daerah, saya memiliki obsesi dalam membangun Provinsi Sulawesi Tenggara, baik diperiode pertama (2003-2008), dengan konsep Sultra Raya 2020 melalui Gerakan Stelsel Masyarakat Sejahtera, dan diperiode kedua sekarang ini (2018-2023) melalui program prioritas dan unggulan dengan konsep GARBARATA, demi mewujudkan Sulawesi Tenggara yang aman, maju, sejahtera dan bermartabat secara berkelanjutan,” ujar Gubernur Ali Mazi.

Gambaran capaian obsesi tersebut, diantaranya adalah Indeks Pembangunan Manusia Sulawesi Tenggara pada tahun 2021 sebesar 71,66 poin, yaitu suatu point indeks yang mengindikasikan pembangunan di Sulawesi Tenggara, berada dalam posisi keberhasilan yang relative tinggi, sekaligus menandakan bahwa strategi dan kebijakan yang ditempuh saat ini telah tepat untuk menyejahterahkan masyarakat Sulawesi Tenggara. Atas dasar itu, dengan melihat kondisi wilayah dan masyarakat yang kondusif, serta besarnya potensi kekayaan sumber daya alam Sulawesi Tenggara, maka Gubernur Ali Mazi tidak ragu untuk menggelorakan semangat mewujudkan  impian besar “Sultra Maju Masa Depan Indonesia”.

Pada kesempatan ini, Gubernur Ali Mazi atas nama pemerintah Sulawesi Tenggara dan masyarakat, kembali menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pengurus dan Anggota KAHMI di Sulawesi Tenggara, yang selama ini telah mendukung kebijakan pembangunan di Sulawesi Tenggara, sembari Gubernur Ali Mazi mengajak Keluarga Besar KAHMI Sulawesi Tenggara untuk bahu membahu dengan pemerintah daerah, dan komponen masyarakat lainnya, mengambil peran aktif sesuai dengan kapasitas dan kompetensi masing-masing dalam proses pembangunan daerah, dilandasi rasa cinta dan bangga menjadi anak Sulawesi Tenggara, agar Bumi Anoa tercinta terangkat derajat dan martabatnya dalam konstalasi kehidupan ekonomi, politik dan sosial budaya dalam skala nasional dan internasional.

-iklan-

“Tidak lupa saya menghimbau kepada segenap Pengurus dan Anggota KAHMI agar terus mengembangkan tradisi intelektual dan ke Islam-an di KAHMI, serta aktif melakukan kerja-kerja kemasyarakatan, dan tidak terjebak dalam proses-proses yang pragmatis, yang justru mengkerdilkan nilai-nilai kekaderan saudara-saudari sekalian,” ujar Gubernur Ali Mazi.

Selamat bermusyawarah, semoga para Alumni HMI tetap eksis berkarya bagi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara kita, yang Insyaa Allah bernilai ibadah dan diberkahi Allah Subhanahu Wata’ala.

Tampak ikut menghadiri acara tersebut adalah Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Abdurrahman Shaleh; Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara: Kabinda Sulawesi Tenggara Brigjen TNI Raden Toto Oktavians; Pj. Sekretaris Daerah Prov. Sultra, Asrun Lio; para Bupati/Wali Kota se-Sultra; Rektor Universitas Halu Oleo, Muhammad Zamrun Firihu dan para akademisi.

Turut hadir para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan para Pimpinan Instansi Vertikal (Kementerian/Lembaga) lingkup Wilayah Sulawesi Tenggara; Presidium/Pengurus Majelis Wilayah KAHMI Sultra; Presidium Majelis Wilayah FORHATI Sultra; Pengurus Daerah KAHMI dan FORHATI Kabupaten/Kota se-Sultra; serta para Pengurus HMI dan KOHATI se-Sultra.

KAHMI Sultra

Ketua Panitia Muswil KAHMI Sultra ke-VI, Nasruddin, mengungkapkan seluruh pengurus Majelis Daerah KAHMI se-Sultra dari 17 kabupaten/kota hadir dan menjadi peserta Muswil kali ini. “Muswil yang berlangsung selama dua hari dengan rangkaian acara hingga pemilihan Ketua KAHMI Sultra periode selanjutnya.”

Ketua Panitia Muswil KAHMI Sultra ke-VI, Nasruddin, berharap Muswil KAHMI tersebut menjadi wadah silaturahmi untuk merumuskan program organisasi ke depan. “Seluruh kader menjunjung tinggi nilai-nilai HMI untuk Sultra lebih maju lagi, sesuai dengan nama organisasi, khususnya para kader, berkarakter jujur dan humanis serta membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah.”

Gubernur Ali Mazi, dalam sambutannya mengatakan Muswil KAHMI Sultra merupakan langkah awal para tokoh-tokoh potensial KAHMI untuk kemajuan daerah menjelang 2024 nantinya. “Ini menjadi langkah awal untuk para figur calon Gubernur Sultra nantinya, saya kira HMI punya kader-kader yang sangat potensial untuk memajukan daerah tentunya.”

Gubernur Ali Mazi berharap Majelis Wilayah KAHMI Sultra bisa melanjutkan apa yang diharapkan kedepannya untuk kebaikan organisasi. Tidak lupa Gubernur Ali Mazi juga mengajak seluruh tokoh KAHMI untuk mendukung program pemerintah daerah.

Para tokoh-tokoh KAHMI, kader maupun yang lain, yang pasti mereka ini figur potensial untuk Sultra, tentu kami juga berharap kepada semuanya untuk bersama-sama membangun daerah Sultra. Perlu diketahui kegiatan Muswil ke-VI Muswil KAHMI Sultra akan digelar sejak tanggal 3-4 September 2022 dengan mengangkat tema Sultra Untuk Indonesia. [sgj10]

Komentar Pembaca