Tari Lumense Tembus ke Istana Negara

6
Dengarkan Versi Suara

JALURINFOSULTRA.COMKEPALA Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) Anisa Sri Prihatin, menerangkan dipilihnya Tari Lumense untuk tampil di Istana Negara pada HUT ke -77 Kemerdekan Republik Indonesia di momentum peringatan 17 Agustus 2022.

Tari Lumense berawal dari hasil kurasi Festival Tangkeno untuk masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022. Tari Lumense masuk 100 besar di kalender Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf dari seluruh Indonesia.

Selanjutnya, Tari Lumense sekali lagi masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2022, sehingga tim kurator tertarik dan melirik Tari Lumense.

“Pada saat kami paparan dan dianggap unik sehingga diminta untuk disurvey terkait pendalaman dari Tarian Lumense yang kemudian dianggap layak tampil di Istana Negara,” ujar Kadis Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana Anisa Sri Prihatin.

Untuk tampil di Istana Negara tentunya melalui proses nan panjang. Langkah-langkah koordinasi dengan pihak berwenang terus dijalin.

“Tari Lumense mendapatkan surat resmi dari Kepala Sekretariat Presiden RI kepada Gubernur Sulawesi Tenggara ditembuskan ke Bupati Bombana,” kata Kadis Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana Anisa Sri Prihatin.

Respon Pemerintah Provins Sulawesi Tenggara langsung menyatakan kesanggupan dan kesediaan mendapatkan kehormatan untuk tampil di Istana untuk tampil pada acara puncak 17 Agustus 2022.

Semua penari membawa nama baik daerah asalnya. Kita semua bersama-sama bergandengan tangan meng-eksplore seni budaya hingga go internasional.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bombana juga memberikan apresiasi  kepada pihak yang sudah berkontribusi yakni Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana.

-iklan-

Setelah melewati banyak tahapan, akhirnya disiapkan 100 orang penari Lumense. Saat ini para penari telah melakukan latihan intensif untuk tampil di Istana Negara. “Untuk gladi tangan 14-15 Agustus 2022. Lalu tanggal 16 istirahat. Tanggal 17 Agustus 2022 baru tampil,” kata Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana Anisa Sri Prihatin.



Di sisi lain, Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana menyiapkan kebutuhan properti tarian seperti kostum tari, parang dan pohon pisang.

Selain penari dan properti yang digunakan, juga ada iringan musik/penabuh. Jumlah penabuh disesuaikan dengan orang yang akan menarikan Lumense di Istana Negara.

Diberangkatkan 14 Agustus 2022

Dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana baik dari eksekutif maupun legislatif sangat mengapresiasi tari tradisional/tari daerah Bombana yang bisa masuk di level nasional.

Apresiasi tersebut dituangkan dalam penganggaran yang akan diberikan melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana sebagai bentuk partisipasi Pemerintah Daerah Bombana kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam pendanaan keberangkatan, dan para penari mampu mengharumkan nama daerah melalui penampilan Tari Lumense di Istana Negara RI nanti.

“Dengan menasionalnya Tari Lumense ini, kami mengharapkan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif melirik potensi-potensi yang ada di Kabupaten Bombana. Sehingga meningkatkan devisa daerah serta melalui promosi ini, kami  mengharapkan akan banyak wisatawan baik wisatawan mancanegara, nusantara, dan lokal yang akan berkunjung ke Kabupaten Bombana,” pungkas Kadid Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana

Kabar tampilnya Tari Lumense pada HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Istana Negara ini juga dibenarkan oleh Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara Asrun Lio.

“Sementara persiapan dan latihan 100 penari Lumense, mereka akan tampil di Istana dalam peringatan ke-77 Tahun RI, mereka akan diberangkatkan tanggal 14 Agustus 2022,” ujar Pj. Sekda Prov. Sulawesi Tenggara Asrun Lio.

Lebih lanjut, Pj. Sekda Prov. Sulawesi Tenggara Asrun Lio menerangkan bahwa Pemerintaj Daerah Kabupaten Bombana dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memfasilitasi para penari, mulai latihan sampai transportasi ke Jakarta. [sgj10]

Komentar Pembaca