TIM BUSER 77 AMANKAN 2 PELAKU WANITA REMAJA YANG MELAKUKAN PENGANIAYAAN SECARA BRUTAL

18
Dengarkan Versi Suara

KENDARI – Tim Buru Sergap (Buser) 77 Satreskrim Polresta Kendari dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi melakukan penangkapan terhadap dua remaja dibawah umur yang viral di media sosial sedang menganiaya secara bersama-sama (Pengeroyokan) seorang remaja perempuan di sebuah kos-kosan di Kota Kendari.

Penangkapan kedua tersangka ini dilaksanakan sekira pukul 23.30 WITA, Senin (27/6).

Kedua tersangka ditangkap berdasarkan bukti permulaan yang cukup, diduga telah melakukan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun 6 bulan.

Adapun kronologis kejadian, berawal karena korban memiliki hutang kepada tersangka namun korban tidak mau membayar sehingga tersangka jengkel dan melakukan penganiayaan kepada korban dan dibantu oleh salah satu tersangka lainnya yang dilakukan di kamar kost.

Akibat penganiayaan yang dilakukan oleh kedua tersangka, sehingga mengakibatkan luka lebam pada beberapa bagian tubuh korban.

Adapun kronologis penangkapan terhadap kedua tersangka, tim Buser77 yang dipimpim langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Kendari, setelah mendapatkan video pengeroyokan yang viral, langsung melakukan penyelidikan tentang identitas korban dan para tersangka.

Setelah mengidentifikasi salah satu orang dalam video tersebut, tim langsung mencari orang tersebut dan menemukan di salah satu Kos-kosan di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

-iklan-

Saat menemukan korban, para tersangka juga berada di Kos-kosan tersebut dan langsung dilakukan penangkapan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya oleh fajar.co.id, sebuah video berdurasi 30 detik viral di media sosial facebook, memperlihatkan seorang remaja perempuan berbaju hitam sedang dikeroyok oleh 2 remaja perempuan lainnya yang berbaju warna putih di sebuah kamar yang diduga kamar kos-kosan.

Dari logat yang terdengar dalam video ini, diduga kejadian ini terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam video itu, terlihat seorang remaja perempuan dengan perawakan gemuk sedang menarik rambut dan memukul seorang perempuan berbaju hitam dan selanjutnya seorang remaja perempuan yang berperawakan kurus melakukan pemukulan secara bertubi-tubi.

“Saya bilang ko bayar cepat,”ucap seorang perempuan gemuk berbaju putih bertuliskan greenlight bercelana pendek sambil menarik rambut dan memukul muka perempuan yang berbaju hitam itu.

Adapun perempuan yang kurus yang mengunakan piyama berwarna putih, terlihat terbang-terbang sambil melancarkan tendangan dan pukulan terhadap perempuan yang berbaju hitam tersebut.

Dalam video amatir, itu terlihat beberapa perempuan lainnya yang menyaksikan kejadian brutal tersebut.

Menanggapi video viral itu, Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Fathurahman mengatakan timnya sedang dalam proses penyelidikan terkait video viral ini.

“Sabar… mohon waktunya, Saya sdh monitor ttg Video yg lagi Viral tsb, Kami masih cek ttg TKP nya. Tim kami masih bekerja,”ujarnya singkat di grup Polresta Kendari, Senin (27/6).

Untuk warga Kota Kendari, yang tahu akan informasi lokasi kejadian ini, diharapkan bisa membantu memberikan informasi di Polsek terdekat.(IMR/FNN).

Komentar Pembaca