Selain Siap Lunasi Utangnya, Ridwan Kamil Pastikan Tuntaskan Janji Eril

25
Dengarkan Versi Suara

JAKARTA – Usai mengantarkan putra sulungnya di peristirahatan terakhirnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta masyarakat melaporkan jika ada utang dari almarhum Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang belum lunas.

-iklan-

Selain itu, Ridwan Kamil juga memastikan akan menunaikan janji-janji dari Eril yang belum terlaksana.

“Jika ada hal-hal yang masih bersangkutan dengan urusan dunia, utang piutang, janji, komitmen yang belum tunai kami mohon segera untuk menghubungi keluarga untuk kami selesaikan agar almarhum bisa lepas tanggung jawab di dunianya,” kata Ridwan Kamil di kawasan Islamic Center Baitul Ridwan seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (13/6).


Pria yang karib disapa Emil ini menjelaskan bahwa putra sulungnya Eril merupakan sosok kebanggaan keluarga maupun masyarakat. Kata Emil, hal itu diindikasikan dengan banyaknyawarga yang ikut mengantar almarhum hingga ke liang lahat.

“Selama 14 hari kami tafakur, untuk mendapatkan petunjuk dan mengambil pelajaran, hari yang begitu panjang bagi kami, banyak doa dari warga sampai ke Palestine bahkan dunia menandakan ada hal yang sudah Eril lakukan, kebaikan kebaikan yang akbar,” demikian kata Emi.

Emil menegaskan, pihaknya telah dengan penuh ikhlas menerima kepulangan Eril di sisi Allah.

“Waktu ada rahasia Allah, apalagi menyangkut kelahiran dan kematian, kami menerima dengan hati yang lapang, memang melelahkan, banyak pelajaran yang kami petik, secara fakta hidup Eril singkat, tapi padat penuh manfaat,” tegas mantan Wali Kota Bandung itu.

“Kami mohon dibukakan pintu maaf jika selama hidupnya ada ucapan tindakan atau hal kurang berkenan,” tandasnya.

Emmeril Kahn Mumtadz lahir di New York pada 1999. Emmeril dikabarkan tenggelam di sungai Aare Bern Swiss pada Kamis (26/5).

Eril kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia 14 hari kemudian oleh seorang guru di wilayah setempat. (Rmol)

Komentar Pembaca