Marak Kejahatan Jalanan, 210 Personel PRC Brimob Polri Dikirim ke Kendari

15
Dengarkan Versi Suara

KENDARI – Sebanyak 210 personel pasukan Respons Cepat (PRC) dari Batalyon C Resimen III Korps Brimob Polri tiba di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam rangka Bawah Kendali Operasi (BKO) pada Selasa (24/5/2022).

Kehadiran Tim PRC Brimob di Kota Kendari yakni bertujuan untuk melaksanakan misi pengamanan, memberantas aksi kejahatan dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah itu.

Komandan Batalyon (Danyon) C Resimen III PRC Korp Brimob Polri Kompol Arthur Sameaputty mengatakan, keberadaan pasukan respons cepat Korps Brimob Polri diperlukan untuk menghentikan konflik, dan mencegah terjadinya konflik lanjutan di Kota Kendari.

” Hal ini sesuai dengan tajuk sikap dan tindakan Brimob harus dan hanya berorientasi kepada Kepentingan bangsa dan negara. Tindakan penanganan konflik yang dilakukan juga tetap memperhatikan asas legalitas, proporsionalitas, nesesitas dan akuntabilitas serta menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM),” kata Kompol Arthur, Selasa (24/5/2022).

Menurutbya, penggunaan kekuatan Pasukan Respon Cepat berada di bawah kendali Kapolri atau Dankorbrimob, dan secara teknis kendalikan oleh Komandan Batalyon PRC. “Jadi pasukan ini juga dilibatkan dalam patroli, serta kegiatan lainnya dalam mendukung menjaga Kamtibmas di Kota Kendari,” ujarnya. Selain itu, lanjut perwira menengah itu, keberadaan PRC juga ikut berperan aktif dalam kegiatan operasi yang dilakukan oleh Satuan Brimob Polda Sultra.

-iklan-

“Selama bertugas di Kendari, tim PRC juga akan selalu bersama-sama dengan personel Sat Brimob Polda Sultra, bersinergi melaksanakan tugas patroli maupun pengamanan serta kegiataan lainnya,” terangnya.

Arthur berharap, kehadiran tim PRC dapat membantu mengatasi berbagai macam aksi kejahatan jalanan yang sempat marak terjadi beberapa waktu lalu di Kota Kendari.

Selain itu, kehadiran personel PRC dapat memberikan rasa aman terhadap masyarakat, agar tidak ada lagi khawatir akibat dampak dari gangguan kamtibmas. Kedatangan tim PRC Korps Brimob Polri di Kota Kendari disambut antusias warga.

Salah seorang warga Mandonga, Jusmadi (30) tahun mengaku, keberadaan tim PRC Brimob tersebut akan membuat Kota Kendari aman. “Kami berterima kasih kepada tim PRC Korps Brimob Polri yang sudah datang di kota kami di Kendari, untuk bertugas melakukan pengamanan.

Hal ini tentu akan sangat bermanfaat, dan masyarakat tentunya akan merasa terjaga dan tidak cemas lagi terhadap ancaman kriminalitas di luar rumah,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi kejahatan jalanan berupa pembusuran marak terjadi pada bulan April hingga Mei tahun ini. Tak kurang hampir puluhan warga kota Kendari menjadi korban aksi busur ketapel dan begal di wilayah ini.

Petugas kepolisian dari Polresta Kendari berhasil menangkap enam orang pelaku pembusuran dan menyita barang bukti busur katapel, parang serta badik. Polisi masih mengejar beberapa pelaku pembusuran di kota Kendari. (kompas)

Komentar Pembaca