Asrun Lio : Tiga Nama Pejabat Sementara Telah Diusulkan Gubernur ke Kemendagri

117
Dengarkan Versi Suara

JAKARTA – Pj Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan jika hingga saat ini pengusulan nama-nama untuk menjadi pimpinan sementara pada wilayah-wilayah yang pimpinan wilayahnya memasuki masa akhir jabatan Tahun 2022, masih terus berproses.

“Sejumlah daerah di Provinsi Sultra akan mengalami kekosongan pimpinan dan Bapak Gubernur, H Ali Mazi telah melakukan pengusulan nama-nama ke Kemendagri,” ucap Akademisi asal Moronene Bombana ini.

Lulusan S3 The Australian National University (ANU) Canberra ini mengakui, tidak dapat mengungkapkan satu persatu nama yang diusulkan tersebut, sebab untuk setiap daerah terdapat lebih dari satu nama yang diusulkan.

Ketua IKA Unhas Koordinator Wilayah Sultra mengungkapkan, adapun daerah yang telah dilakukan pengusulan ke Kemendagri yakni Kabupaten Buton Tengah, Buton Selatan, dan Muna Barat.

-iklan-

“Yang jelasnya, Bapak Gubernur telah mengusulkan nama-nama tersebut dan sekarang tinggal menunggu hasil dari Kemendagri. Jadi belum ada satu nama pun yang dikeluarkan karena semua masih berproses,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra ini.

Lepas dari pengusulan nama-nama pejabat sementara tersebut, Pj Sekda Provinsi Sultra ini menerangkan, jika dalam Tahun 2022 ini terdapat sekitar tujuh daerah yang akan mengalami kekosongan, yakni Kabupaten Buton Tengah, Buton Selatan, dan Muna Barat berakhir pada 22 Mei 2022.

Mantan Sekretaris Dewan Kehormatan Kode Etik UHO ini melanjutkan, menyusul Kabupaten Buton, Kabupaten Bombana, dan Kabupaten Kolaka Utara yang berakhir pada Bulan Agustus. Terakhir Kota Kendari berakhir pada Bulan Oktober Tahun 2022.

“Dari ketujuh daerah tersebut, tiga diantaranya telah dilakukan pengusulan Pj ke pemerintah pusat. Adapun nama-nama yang keluar nantinya dari hasil proses di Kemendagri, tentunya tidak akan lepas dari nama-nama yang telah diusulkan oleh Bapak Gubernur Sultra,” tutur mantan Kepala Pusat Studi Eropa UHO ini.

Mantan Kepala Sekretariat Rektor UHO ini pun berpesan kepada semua pihak, untuk sabar menunggu hasil pengusulan nama-nama tersebut dan tidak termakanan oleh informasi yang tidak jelas.

Pembina Kerukunan Keluarga Baubau Buton (KKBB) Provinsi Sultra ini juga meminta kepada semua pihak, untuk tidak meneruskan informasi-informasi yang tidak jelas asal sumbernya.(rls)

Komentar Pembaca